Jumat, 21 Januari 2011

Thingking

Apa, Siapa, Aku?
Mengapa dan Bagaimana Aku Ada?
dimana aku berada ?

Semua ini benar-benar membuatku bingung, membaca hal diluar batas otak dan nalar ini bisa membuat gila. Akhirnya melalui perenungan saya dapat menyimpulakan diri sendiri bahwa Saya adalah manusia yang tidak tahu apa-apa, karena :

Saya bukan seorang Filosof yang dapat mencari tahu hakekat kehidupan...
Saya juga bukan seorang Ilmuan yang dapat mencari  tahu kebenaran hukum-hukum alam...
atau Saya juga bukan seorang Agamawan yang dapat mecari tahu kebenaran lewat keyakinan....

Menurutku untuk dapat menjadi seorang yang hidup tenang dengan beragam keingintahuan adalah dengan mejadi ketiga nya, coba pikirkan bagaimana seoramg Ilmuan yang tidak punya keyakinan dan pemahaman hakikat kehidupan?atau bagaimana seorang filosof tanpa ilmu dan iman? atau agamawan tanpa ilmu dan pemahaman? Ah bingung aku jadinya, kemungkinan akan menyeleweng, fanatis, sombong, dan bahkan bisa  hilang kesadaran atau "Gila".  
Dan aku yang bukan apa-apa, manusia yang belum mampu memaknai hidup, dangkal ilmunya, dan tipis keyakinannya, sedang terombang-ambing dalam sebuah pergulatan banyak pikiran orang. Aku yakin aku dapat melewatinya dan akhirnya mampu memaknainya, ya walau sadar tak akan sekeren tiga golongan tersebut. Namun pertanyaan pesismis ini muncul akan sampai kapan ini berakir?  padahal waktu berjalan maju dan tak mungkin berjalan mundur. Ya peryataaan waktu yang berjalan maju atau mundur jangan terlalu dipikir lah...para ilmuan malah meyakini waktu berjalan dengan beragam arah, dan sebanarnya kita tidak hidup dalam alam 4 dimensi tapi 11 dimensi . What? hah tambah bingung kan? 4 DIMENSI ( rUAng 3 dimensi dan Waktu ). Aku gak begitu tahu persis apa sebenarnya yang aku tulis ini, mungkin salah penafsiran dari hal yang baru  aku baca  tapi setidaknya kalian tahu apa yang mambuatku bingung yaitu tetang kehidupan kita yang tak lepas dari waktu. Dalam ajaran Agamapun setalah kita mati kita masih terikat waktu? Apa kalian bisa menjawabnya? Para Ilmuan pun masih mencarinya lewat hitung-hitungan matematis dan teori-teori yang  sebenarnya tambah membuat bingung orang awan sepertiku bila membacanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PEta Q