Senin, 14 Maret 2011

MBoke

Akhir pekan ini ... ketika aku mengunjunginya tak terlihat rasa senang ataupun terkejut seperti biasa di wajahnya. Wajahnya polos dan terlihat tak menyadari apapun yang ada di sekitarnya..matanya seperti melihat hal yang sangat jauh.  Mbok...aku Anes..'pangling yo..kau hanya menimpali seadanya dan meneruskan melihat anak-anak yang  sedang bermain di depanmu.  Betapa cepatnya waktu berlalu, kerika musim terus berganti orang-orangpun berganti.. Mboke (nenek) kau yang dulu sangat sangat sehat... aku (kecil)sering memintamu untuk membuatkanku teh manis, yang rasanya jauh berbeda bila dibuat orang lain.. matamu ..oh begitu polos bagai anak kecil yang haus kasih sayang. Tak sadarkah kau aku bergitu mencintaimu. Tentu kau sangat sadar dan sepertinya cintamu lebih besar dari pada cinta anak cucumu kepadamu. Di hari tuamu itu kau masih begitu rajin berdoa, sholat, dan puasa. apa yang kau minta mbok? aku yakin hanya kebahagiakan anak cucumu.  aku yang muda ini hanya dapat mendoakan untuk kesehatan dan semoga kau panjang umur selalu. 
Ibu..adalah hal yang langsung ku ingat ketika melihat wajahmu..ibu anakmu mbok...ibu pasti merindukanmu..Ibu bagaimana kabarmu?  tak melihatmu 2 minggu saja aku sudah sangat merindukanmu.. Bagaimana kau bu dapat bertahan berpisah jauh dengan Orang yg melahirkamu? ah...bagaimana perasaanmu ketika melihat mata mboke...yang tidak mengenailmu? bahkan budhepun pernah dilupakan, padahal budhe adalah orang terdekat mboke...Oh kau memang sudah sangat tua mbok..tapi semangatmu dalam beribadah tak akan pernah menua.  puji syukur padaMu ya Allah yang telah melimpahkan rahmat sehat dan umur yang panjang untuknya.

2 komentar:

PEta Q